| Sumpah Pemuda di YAP |
|
|
|
| Ditulis oleh Administrator |
| Senin, 02 November 2009 05:27 |
|
Bangun pemudi pemuda Indonesia lengan bajumu sisingkan untuk negara masa yang akan datang kewajibanmulah menjadi tanggunganmu terhadap nusa menjadi tanggunganmu terhadap nusaSudi tetap berusaha jujur dan ikhlas Lirik sebuah lagu kebangsaan “Bangun Pemudi Pemuda” serentak dinyanyikan oleh siswa/i MTS-MA Asih Putera tanggal 28 Oktober 2009 pada upacara spesial Hari Sumpah Pemuda. Pemandangan yang tidak biasa di lingkungan Asih Putera di hari itu, seluruh siswa/i MTs memakai seragam putih biru, siswa/i MA berseragam putih abu, dan guru-guru dengan seragam batik hijaunya. Sebagian yang lain beberapa guru ikhwan yang memakai pakaian hitam-hitam, berkopiah hitam dengan pin burung garuda keemasan, mereka bertugas sebagai pengibar bendera (Pak Dadan, Pak Syarif, dan Pak Suryana). Kegiatan lain yang kami adakan untuk memperkenalkan budaya Indonesia diantaranya dengan lomba menyanyikan lagu-lagu daerah dan lagu nasional, seperti; Ampar-ampar Pisang, Anak Kambing Saya, Bungong Jeumpa, Apuse, Gundul Pacul, Kampung nan Jauh di Mato, Soleram, Tokecang, Yamko Rambe, Bubuy Bulan, Ayo Mama, Waktu Hujan Sore-sore, Manuk Dadali, Kicir-kicir, dan lainnya. Adapun Lagu Nasional yang dibawakan diantaranya; Indonesia Pusaka, Tanah Air, Syukur, Gugur Bunga, Hari Merdeka, Kulihat Ibu Pertiwi, Maju Tak gentar, Bangun Pemudi Pemuda, Hymne Guru, Berkibarlah Benderaku, Satu Nusa Satu Bangsa, Indonesia Raya, Bagimu Negeri, Halo-halo Bandung, dan lainnya. Dari sejumlah 15 kelas yang diperlombakan (MTs dan MA), 3 kelompok diambil sebagai pemenang tingkat MTs, 8C (Gundul-gundul Pacul dan Tanah Air), 7B, 9A. Nah, untuk yang tingkat MA, juara I didapat oleh kelas XI (Maju Tak Gentar dan Ampar-ampar Pisang) dan juara II diraih oleh kelas XB. Upacara bendera dan peringatan hari nasional yang untuk pertamakalinya dilakukan di lingkungan kami ini tidak lain untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, rasa kebangsaan dan cinta tanah air yang sudah mulai pudar di kalangan siswa. Semoga siswa bisa mengenang dan mengikuti semangat para pemuda terdahulu serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-sehari. Sumpah pemuda, tak hanya sekedar ritual dalam memperingatinya.
|
| Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 03 November 2009 01:41 ) |










Sumpah Pemuda di YAP


aslkum, saya lihat untuk kuota yang l...
Assalamu'alaikum wr wb Mau tanya: ka...
terima kasih, saya telah mengikuti te...
Maaf,,kalau hasil micro teaching untu...